Pangdam XVIII/Kasuari Ingatkan Prajurit Jangan Lengah Tangani Covid-19

Pangdam XVIII/Kasuari Ingatkan Prajurit Jangan Lengah Tangani Covid-19
Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa SE MTr (Han), memimpin rapat video conference dengan para Komandan Satuan (Dansat) dan Kepala Badan Pelaksana Kodam (Kabalakdam) dari berbagai satuan di jajaran Kodam XVIII/Kasuari, 14 Oktober 2020. (Foto: Kodam XVIII/Kasuari)

Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa SE MTr (Han), mengingatkan seluruh prajurit dan PNS Kodam XVIII/Kasuari untuk tidak lengah dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19.

Hal itu harus dilakukan mulai dari diri dan lingkungan sendiri, dengan senantiasa menjalankan protokol kesehatan Covid-19.

“Perhatikan diri kita sendiri sebelum melaksanakan tugas penanganan Covid-19. Tetap jaga kesehatan dan selalu patuhi protokol kesehatan. Lindungi keluarga dan prajurit. Laksanakan prosedur protokol kesehatan, yakni mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Protokol kesehatan adalah harga mati,” ingat Pangdam dalam keterangan pers yang diterima papuakini, Rabu (14/10/2020).

Pangdam mengatakan ini kala memimpin rapat video conference dengan para Komandan Satuan (Dansat) dan Kepala Badan Pelaksana Kodam (Kabalakdam) dari berbagai satuan di jajaran Kodam XVIII/Kasuari.

Pangdam juga mengingatkan agar tetap melakukan operasi pendisiplinan protokol kesehatan secara tegas, tetapi tetap mengutamakan pendekatan dan cara-cara humanis.

“Tidak kalah pentingnya, pertanggungjawabkan dana operasi pendisiplinan tersebut secara tertib dan sesuai ketentuan,” ingat Pangdam.

Terkait Pilkada, Pangdam mengingatkan para Dansat (Dandim dan Danyon) mengajak pejabat-pejabat di daerah, lintas agama, dan tokoh-tokoh masyarakat untuk menggaungkan ‘Cinta Damai’, membuat deklarasi cinta damai dan mengimbau untuk beralih ke kampanye secara

“Laksanakan pengamanan Pilkada serentak dengan menjunjung tinggi netralitas TNI, dan bagi wilayah Pilkada serentak yang berada di zona merah agar menjadi atensi terhadap upaya pengerahan massa kampanye yang berisiko menjadi cluster Pilkada,” tandas Pangdam.(*/an/dixie)

Baca Juga :
Sorsel, Fakfak, Bintuni WTP, Kota Sorong dan Mansel WDP