PT Pos Optimis Penyaluran Bansos Tunai 2020 Sesuai Target

PT Pos Optimis Penyaluran Bansos Tunai 2020 Sesuai Target

Pemerintah Pusat telah mengucurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 8 kepada 9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Papua dan Papua Barat. Penyaluran bansos tunai itu selain melalui himpunan antar bank juga melalui PT Pos Indonesia (Persero).

Dirut PT Pos Indonesia Faizal R Djoemadi dalam keterangannya baru-baru ini menjelaskan, PT Pos selama ini menyalurkan BST untuk tahap 1 dan 7 telah mencapai 98 persen kepada penerima KPM.

“Untuk pencairan BST tahap 8, sudah kita distribusikan serentak secara nasional,” ujarnya, Kamis (18/11/2020).

Dia mengakui selama ini banyak hal yang menjadi pertimbangan dan kendala saat penyaluran kepada KPM yang berada di daerah-daerah pedalaman, diantaranya akses jalan, jarak, dan kondisi cuaca, dan ini menjadi tantangan bagi jajarannya di lapangan.

“Misalnya pendistribusian di daerah terluar seperti kepulauan yang ada di Samudera Hindia Mentawai dan Nias tentu memperhatikan banyak hal, mulai penyesuaian akan cuaca dan jadwal kapal,” ucapnya.

Apalagi, kata dia, di masa pandemi Covid-19 ini untuk jalur transportasi laut, khususnya dengan mengunakan kapal penumpang, pelayarannya juga terbatas. Meski demikian, pihaknya mendapat bantuan dari komunitas-komunitas di wilayah tertentu dalam membantu penyaluran tersebut.

“Sejauh ini Pos Indonesia mendapatkan bantuan dari komunitas-komunitas untuk mendistribusikan ke daerah terpencil,” ungkapnya.

Dengan kerjasama itu, pihaknya optimis panyaluran BST akan mencapai target pada tahun ini. Seperti diketahui, PT Pos Indonesia memiliki peran dalam membantu pemulihan ekonomi nasional. Misalnya saja di Tanah Papua, PT Pos telah menyalurkan BST untuk Warga Puncak Papua.

Setidaknya 10.321 warga di Kabupaten Puncak Papua telah menerima BST untuk tahap 4, 5, dan 6 pada tahun 2020 sebesar Rp3 miliar.

Baca Juga :
Pemkab Kaimana Belum Putuskan Penerapan New Normal

“Per bulan per KK menerima Rp300 ribu yang akan dibagikan sampai dengan akhir 2020. Tujuan dari program ini untuk membantu masyarakat mengurangi beban ekonomi dampak dari pendemi Covid-19,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Puncak Peniel Waker.(cpk2)