Mereka Raih Papua Barat Innovation Award

Mereka Raih Papua Barat Innovation Award
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, memberikan penghargaan pada para peraih Anugerah Inovasi Papua Barat – Papua Barat Innovation Award, dalam ajang Malam Penganugerahan Inovasi Anak Negeri Provinsi Papua Barat di Manokwari, 21 Desember 2020. (Foto: Istimewa)

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, memberikan penghargaan Anugerah Inovasi Papua Barat – Papua Barat Innovation Award dalam ajang Malam Penganugerahan Inovasi Anak Negeri Provinsi Papua Barat di sebuah hotel di Manokwari, Senin (21/12/2020).

Kegiatan ini merupakan inisatif Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Papua Barat dalam rangka memperingati HUT ke-19 Provinsi Papua Barat, lima tahun pasca Deklarasi Papua Barat sebagai Provinsi Konservasi 15 Oktober 2015, dan HUT KORPRI ke-40.

Kepala Sub Bidang Diseminasi Kelitbangan Balitbangda Papua Barat, Ezrom Batorinding SHut MSc, dalam siaran persnya menyatakan, Gubernur memberikan penghargaan kepada Kepala Balitbangda Papua Barat, Prof Dr Charlie D Heatubun SHut MSi FLS atas prestasi dan penghargaan di tingkat Nasional sebagai pemenang Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Teladan Anugerah ASN 2020.

Penghargaan juga diberikan kepada Herman Anjelus Baru sebagai Pelaku Inovasi. Pria kelahiran Ukases, Distrik Marei, Kabupaten Maybrat pada 5 Juli 1962 ini menghasilkan Oven Roma 828 Naisorei setelah tujuh kali percobaan. Oven Roma 828 Naisorei ini mendapatkan hak paten dengan bahan stainless steel dan juga merek dagang dengan nama terdaftar Faholo Wabur.

Penghargaan diberikan pula kepada Rajab Solowat sebagai Pahlawan Konservasi. Putra asli suku Sebyar yang lahir di Kampung Taroi, Kabupaten Teluk Bintuni, pada 30 November 1965 ini, berkontribusi besar dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, melalui penanaman Mangrove di Kampung Taroi sejak 2006.

Lain halnya dengan Simon Tabuni. Dia dianugerahi penghargaan sebagai Tokoh Pemuda Inspiratif yang aktif merangkul dan mendorong pergerakan wirausaha muda di Papua Barat, khususnya di Manokwari.

Pemuda kelahiran Manokwari, 23 Oktober tahun 1990 yang lulusan S2 School of Oriental and African Study, University of London, ini melakukan berbagai program inisiatif yang dirancang dan dijalankan bersama-sama melalui wadah Papua Muda Inspiratif, seperti Angkat Mama Papua, Fasilitasi Kreatifitas dan Inovatif Anak Papua (Fastra), dan Revitalisasi Taman dan Fungsinya (Remang).,

Baca Juga :
Bappeda Data Penduduk Miskin dan OAP di Kaimana

Penghargaan selanjutnya diberikan kepada para pemenang lomba Menulis Berita dan Edit Video yang mengikuti kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh Balitbangda Provinsi Papua Barat, bekerja sama dengan Bentara Papua.

Penghargaan juga diraih Mitra Bestari Jurnal Ilmiah Igya Ser Hanjop terbitan volume 2 nomor 2 edisi Desember, dan editor Majalah Kasuari Inovasi Edisi 4 Desember 2020.

Gubernur berharap penganugerahan ini dapat berdampak positif dengan memicu dan memotivasi masyarakat agar bisa berkreasi dan berinovasi, sehingga dapat berkontribusi bagi kemajuan dan daya saing daerah, serta berkembang menuju kehidupan yang lebih baik.

“Ke depannya saya dan Pemerintah Provinsi Papua Barat akan mendukung penuh kebijakan, program dan kegiatan seperti ini, termasuk kegiatan lomba-lomba penulisan naskah, video dan konten-konten positif dan inspiratif pada media sosial,” ungkap Gubernur.(*/dixie)