Gubernur Papua Barat Kejar Program Ekonomi Hijau di Kedubes Inggris

Gubernur Papua Barat Kejar Program Ekonomi Hijau di Kedubes Inggris
Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, didampingi Kepala Balitbangda Papua Barat, Charlie D Heatubun, dalam pertemuan dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins, di Jakarta, 27 Mei 2021. (Foto: ist)

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan, mengejar program pertumbuhan ekonomi hijau (Green Economic Growth) Pemerintah Kerajaan Inggris dengan menemui Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Owen Jenkins, di Jakarta, Kamis (27/05/2021).

Gubernur Papua Barat dalam pertemuan itu, antara lain, berharap program ekonomi hijau Inggris yang sudah direncanakan di 2021 ini bisa diteruskan dan diselesaikan, terutama pengembangan kakao di Kabupaten Manokwari Selatan.

Program ekonomi hijau Inggris, melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI, itu telah banyak membantu pengembangan komoditas kakao di Manokwari Selatan, rumput laut di Teluk Wondama, dan pala di Fakfak.

Ini diungkapkan Kepala Balitbangda Papua Barat, Prof Dr Charlie D Heatubun SHut MSi, yang mendampingi Gubernur Papua Barat dalam pertemuan itu, menjawab papuakini via ponselnya.

Gubernur Papua Barat juga memaparkan ringkas berbagai hal yang telah dilakukan Pemprov Papua Barat terkait program ekonomi hijau itu, termasuk peninjauan perizinan kelapa sawit yang membuat Papua Barat jadi contoh bagi provinsi lain di Indonesia.

Hal-hal yang telah dilakukan Papua Barat itu diharapkan bisa jadi bagian yang dibahas dan ditampilkan dalam Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim Para Pihak (26th UN Climate Change Conference of the Parties), yang akan digelar di Glasgow, Skotlandia, 1-12 November 2021 nanti.

Gubernur Papua Barat juga mengundang Duta Besar Inggris untuk hadir dalam launching dan Deklarasi Prakarsa Lintas Agama untuk Hutan Tropis, yang akan dilaksanakan di Manokwari pada 22 Juni 2021.

“Pemprov juga sudah menyurati Wakil Presiden untuk bisa hadir di kegiatan ini, dan sejumlah duta besar negara lainnya,” tutur Kepala Balitbangda Papua Barat.

Sebelumnya, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste mengapresiasi langkah-langkah yag diambil Pemprov Papua Barat, dan menyampaikan pada Gubernur Papua Barat, bahwa Pemerintah Kerajaan Inggris tak akan memperpanjang program pertumbuhan ekonomi hijau di Provinsi Papua dan Papua Barat akibat dampak pandemi Covid-19. Program itu mungkin bisa diperpanjang kala situasi membaik.

Baca Juga :
PT Pos Salurkan BST Untuk Warga Puncak Papua

Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste juga mengatakan walau program pengembangan ekonomi hijau itu tak berlanjut, Pemerintah Kerajaan Inggris tetap mendukung Deklarasi Manokwari dan pembangunan berkelanjutan.(dixie)