Gubernur Papua Barat Resmikan RTMC Ditlantas Polda Papua Barat, Ini Daftarnya

Gubernur Papua Barat Resmikan RTMC Ditlantas Polda Papua Barat, Ini Daftarnya
(Kiri ke kanan) Pangdam XVIII Kasuari, Mayjen I Nyoman Cantiasa, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, dan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, meresmikan RTMC Ditalntas Polda Papua Barat sekaligus peluncuran program KTL Pro Mansinam terkait pencegahan Covid-19, di Manokwari 16 Juni 2021. (Foto: ist)

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, meresmikan Regional Traffic Management Center (RTMC) Ditlantas Polda Papua Barat di Manokwari, Rabu (16/06/2021).

Peresmian bersama Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Tornagogo Sihombing, dan Pangdam XVIII Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, itu dibarengi dengan peluncuran program kawasan tertib lalu lintas protokol kesehatan (KTL Pro) Mansinam Polda Papua Barat.

Menurut Kasat Lantas Polda Papua Barat, Kombes Pol Raydian Kokrosono, program KTL Pro Mansinam in dilaksanakan di seluruh Papua Barat.

Di Manokwari lokasinya mulai dari jalan Trikora Wosi, tepatnya sepanjang jalan perempatan Sinar Suri sampai lampu merah Haji Bauw.

Di Fakfak di kawasan lampu merah Pattimura, Raja Ampat di kawasan jalan Ahmad Yani, Kabupaten Sorong di jalan Klamono kilometer 18 sampai 20, Teluk Wondama di lampu merah Rasiei, Teluk Bintuni di lampu merah kampung lama – taman kota.

“Kaimana di lampu merah jalan Trikora, Kota sorong di lampu mereha Sorong City, dan Sorong Selatan di Jalan Brawijaya Teminabuan,” tutur Kasat Lantas Polda Papua Barat.

Selain untuk memastikan lalu lintas aman, selamat, tertib dan lancar, KTL Pro Mansinam juga dimaksudkan untuk memastikan masyarakat, khususnya pengguna jalan, melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

Program KTL Pro Mansinam dilaksanakan dalam tiga tahap. Pertama sosialisasi pada Juni-Juli, kedua sosialisasi beserta penindakan simpatik dan tertulis di Juli-Agustus dan, ketiga, sosialisasi, penindakan, analisis evalusi dan pemberian reward.(*/an/dixie)

Baca Juga :
Polisi Minta RT Data Orang Baru