Pandemi Covid-19 Bikin Program Dinas PMK Papua Barat Terhambat

Pandemi Covid-19 Bikin Program Dinas PMK Papua Barat Terhambat
Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Kampung Papua Barat, Lince Idorway.

Program-program di Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Kampung Papua Barat di 2021 terhambat pandemi Covid-19.

“Pandemi membuat pemerintah pusat, ditindaklanjuti pemerintah provinsi, menjalankan PPKM. Tak boleh banyak orang berkumpul,” ujar Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Kampung Papua Barat, Lince Idorwai, menjawab papuakini, Senin (02/07/2021).

Salah satu program yang tersendat adalah rekrutmen program Transformasi Tenaga Ekonomi Terpadu (TEKAD) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, yang didukung International Fund for Agricultural Development (IFAD).

“Kementerian kejar-kejar kita tapi kita jelaskan kondisi PPKM saat ini,” tutur Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Kampung Papua Barat.

Terkait itu, Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Kampung Papua Barat berencana menggelar kegiatan ini pada 10 Agustus 2021 mendatang.

“Ada sekira 200 orang yang harus kita uji supaya mereka bisa jadi pendamping. Rencanya rekrutmen akan kita gelar di berbagai tempat terpisah,” jelas Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Kampung Papua Barat.

Di sisi lain, program yang bisa berlangsung dan sudah dilaksanakan adalah yang terkait dengan Hari Kesatuan Gerak PKK Papua Barat baru-baru ini.(dixie)

Baca Juga :
Semua Warga Papua Barat Diimbau 'Lockdown' Diri Sendiri