Ulah Satpol PP Buka Mata Warga Kota Sorong Soal Kualitas Layanan Pemerintah Pada Masyarakat

Ulah Satpol PP Buka Mata Warga Kota Sorong Soal Kualitas Layanan Pemerintah Pada Masyarakat
Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan Daerah Partai Nasdem Papua Barat, Samsudin Seknun SSos SH MH.

Ulah Satpol PP Buka Mata Warga Kota Sorong Soal Kualitas Layanan Pemerintah Pada Masyarakat

Tindakan Satpol PP Kota Sorong yang menghalangi dan melarang kegiatan kemanusiaan vaksinasi massal Covid-19 Partai Nasdem di Terminal Remu, 21 Agustus 2021, akan membuka mata warga Kota Sorong tentang kualitas pelayanan pemerintahan setempat.

“Alhamdulillah, Puji Tuhan, ternyata masyarakat Kota Sorong tahu, bahwa apa yang dilakukan teman-teman Satpol tadi itu, pada akhirnya masyarakat Kota Sorong tahu bagaimana sistem pelayanan yang ada di Kota Sorong ini sendiri seperti apa. Ini kita mau bantu warganya Pak Walikota,” ujar Wakil Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan Daerah Partai Nasdem Papua Barat, Samsudin Seknun SSos SH MH.

“Soal izin, perlu saya tegaskan bahwa untuk kegiatan seperti ini tidak perlu izin. Kami hanya perlu pemberitahuan. Kepala Satpol PP juga harus mengerti aturan,” tambah Samsudin Seknun.

Samsudin Seknun lalu mengatakan panitia sudah menyurat ke Tim Satgas Covid-19 Kota Sorong dan Pemkot Sorong tanggal 18 Agustus 2021, tapi tak ditanggapi. “H-2 teman-teman panitia sudah ikuti anjuran Satgas, tapi Walikota tak mau bertemu,” beber Samsudin Seknun.

Sebelumnya, Samsudin Seknun mengatakan vaksinasi massal ini ini kegiatan murni kemanusiaan, menyusul instruksi DPP Nasdem ke Nasdem di seluruh Indonesia untuk membantu program pemerintah mencapai herd immunity dengan vaksinasi minimal 70 persen warga Indonesia.

“Kalau Walikota Sorong gunakan Satpol PP sebagai alat negara untuk hambat instruksi Presiden, maka Walikota selaku kepala daerah tak mengindahkan instruksi presiden,” tuding Samsudin Seknun.

Samsudin Seknun lalu menyatakan kalau ada yang berpikir vaksinasi ini merupakan momentum politik, maka tunggu saja 2024 (Pilgub Papua Barat, red).

Baca Juga :
Penyebar Video ISIS di Sorong Dihukum Setahun

“Kita bertarung kalau saudara ingin bertarung. Silakan. Ada momennya. Ada tahunnya. Sekarang kita fokus bantu pemerintah capai target herd immunity 70 persen. Jadi, Tolong, mari kita sebagai anak bangsa, kita sebagai masyarakat, kita sebagai tokoh, mari kita bersatu agar secepatnya bisa keluar dari kondisi tak nyaman akibat Covid-19 ini,” tandas Samsudin Seknun.

Walikota Sorong saat ini adalah juga Ketua Partai Golkar Papua Barat.(dixie)