Kadistransnaker Papua Barat: Tangan Kasih Kebijakan Gubernur, Dana APBD, Data Penerima Dari Kabupaten Kota

Kadistransnaker Papua Barat: Tangan Kasih Kebijakan Gubernur, Dana APBD, Data Penerima Dari Kabupaten Kota
Ketua PKK Papua Barat, Juliana A Mandacan Kiriweno, menyerahkan simbolis bantuan bapok dan Tangan Kasih Tahap I 2021 untuk masyarakat Kota Sorong dan Kabupaten Sorong, disaksikan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat, Frederik DJ Saidui, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua Barat, George Yarangga,di Kota Sorong, 21 Mei 2021.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat, Frederik DJ Saidui, menegaskan program Tangan Kasih Pemerintah Provinsi Papua Barat merupakan kebijakan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, yang dananya bersumber dari APBD Papua Barat melalui refocusing anggaran APBD 2020 dan 2021.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat mengatakan ini melalui siaran pers, 24 September 2021, sebagai tanggapan pernyataan Walikota Sorong, Ec Lambertus Jitmau, tentang bantuan tersebut.

Kebijakan tersebut, tulisnya, diambil Gubernur Papua Barat sebagai upaya menangani dampak pandemi Covid-19 yang melanda dunia, termasuk Indonesia, khususnya Papua Barat melalui refocusing anggaran.

Pandemi sejak awal 2020 yang dibarengi pembatasan kegiatan perekonomian tersebut, bahkan lock down di Kota Sorong, membuat banyak perusahaan yang merumahkan pekerja, bahkan sampai PHK, yang menimbulkan kesulitan bagi pekerja formal, yang lalu berimbas pada pekerja sektor informal.

Dari refocusing APBD tersebut Pemprov Papua Barat di 2020 menyalurkan Tangan Kasih pada 32.317 orang di 12 kabupaten dan 1 kota, dengan nilai masing-masing penerima Rp5,4 juta. Jumlah penerima itu ditambah 20.000 orang di seluruh kabupaten/kota dengan nominal sama.

“Proses pemberian bantuan melalui pemberitahuan surat gubernur dan sekretaris daerah kepada bupati/walikota se Papua Barat, melalui dinas teknis ketenagakerjaan agar dilakukan pendataan pekerja di kabupaten kota sesuai syarat penerima yang telah ditetapkan. Seluruh penerima bantuan yang diusulkan bupati/walikota telah diverifikasi,” tulis Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Papua Barat.

Di 2020 juga diberikan bantuan untuk penyandang disabilitas di Kabupaten Manokwari sebanyak 275 orang dengan besaran masing-masing Rp5,4 juta.

Bantuan Tangan Kasih juga diberikan di 2021 untuk 36.166 orang se Papua Barat, 6.000 di antaranya di Kota Sorong, masing-masing Rp900 ribu, melalui DIPA 2021 Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Papua Barat, yang penyalurannya masih berjalan.

Baca Juga :
Warisan Budaya Dunia, Lestarikan dan Tingkatkan Noken

Seluruh penerima bantuan Tangan Kasih Pemprov Papua Barat ini didaftarkan dalam program jamina sosial tenaga kerja untuk jaminan kematian dan kecelakaan kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.(dixie)