Jangan Tanyakan dan Ragukan Nasionalisme Nahdliyin Nahdlatul Ulama

Jangan Tanyakan dan Ragukan Nasionalisme Nahdliyin Nahdlatul Ulama
Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi, bersama pengurus PWNU Papua Barat, membuka Pelantikan dan Musyawarah Kerja PWNU Papua Barat di Manokwari, 30 September 2021.

Nahdlatul Ulama (NU) berdiri di Surbaya pada 31 Januari 1926, puluhan tahun sebelum Republik Indonesia berdiri.

Dalam kiprahnya NU terbukti berkontribusi dalam kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan, dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia.

“(Jadi) Jangan tanyakan dan ragukan nasionalisme nahdliyin NU,” ujar Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Papua Barat, Moksin Rahakbauw.

Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Papua Barat mengatakan ini dalam pembukaan Pelantikan dan Musyawarah Kerja Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Papua Barat, yang dibarengi dengan peletakan batu pertama sekretariat NU Papua Barat di Manokwari, Kamis (30/09/2021).

Ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Papua Barat kemudian mengajak seluruh masyarakat dan para nahdliyin untuk mengedepankan persatuan dan kesatuan, dan mengutamakan komitmen kebangsaan yang harus terus dikokohkan.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan MSi, berterima kasih atas peran NU dalam turut memajukan Papua Barat dan Indonesia.

Kegiatan ini kemudian dibuka Gubernur Papua Barat bersama pengurus PWNU Papua Barat dengan menabuh rebana.(dixie)

Baca Juga :
Pengibaran Sang Merah Putih di HUT ke-75 RI di Papua Barat