APBD 2022 Papua Barat Hampir Pasti Berkurang Lantaran Ini

APBD 2022 Papua Barat Hampir Pasti Berkurang Lantaran Ini
Kepala BPKAD Papua Barat, Enos Aronggear.

Kebijakan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, terkait pembagian 80 persen dana Otsus untuk pemerintah kabupaten/kota dan 20 persen untuk pemerintah provinsi dipastikan tak akan berlaku lagi.

Pasalnya, per 2022 nanti porsi Dana Otsus dan Dana Tambahan Infrastruktur (DTI) kabupaten/kota akan disalurkan langsung Kementerian Keuangan ke rekening kas daerah masing-masing kabupaten/kota, sesuai UU No 2 Tahun 2021 tentang Otsus.

Ini dibenarkan Kepala BPKAD Papua Barat, Enos Aronggear.

“Kalau dulu via Pemprov, maka sesuai UU No 2 Tahun 2021 porsi (dana Otsus dan DTI) Pemkab/Pemkot dan Pemprov langsung ke rekening kas daerah masing-masing,” ujarnya menjawab pekerja pers di Manokwari, Kamis (04/11/2021).

“Jadi, kalau ada hal-hal teknis, jangan tanya ke Pemprov tapi langsung ke Kemenkeu, Kemendagri, dan atau Bappenas,” tambahnya.

Penyaluran langsung Dana Otsus dan DTI ke kabupaten/kota itu akan membuat APBD 2022 Papua Barat hampir pasti akan berkurang dari tahun-tahun sebelumnya.(dixie)

Baca Juga :
RSUD Pratama Manokwari Selatan Siapkan Minimal 3 Dokter Spesialis