Ketum KNPI: Tak Apa Benci Saya Yang Penting KNPI Papua Barat Tetap Satu

Ketum KNPI: Tak Apa Benci Saya Yang Penting KNPI Papua Barat Tetap Satu
Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, dalam Musda IV KNPI Papua Barat di aula Sekretariat KNPI Papua Barat, Manokwari, 15 Maret 2022.

Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, menyatakan tak apa jika ada yang membencinya yang penting KNPI Papua Barat tetap satu.

“Itu yang harus diingat,” ujar Ketua Umum KNPI dalam sambutan Musda IV KNPI Papua Barat di Manokwari, 15 Maret 2022.

Haris Pertama lalu menyiratkan KNPI Papua Barat punya tempat sendiri di hatinya karena merupakan salah satu penentu kemenangannya dalam Munas XV KNPI.

Dalam Munas XV KNPI pada 18-22 Desember 2018 itu Haris terpilih jadi Ketua Umum DPP KNPI setelah meraih 84 suara, alias 2 suara lebih banyak dari kandidat lainya, Noer Fajrieansyah.

“(KNPI Papua Barat) Simbol kemenangan bagi saya. Bawa langsung rekom (dukungan) tanpa duit. Yang lain minta duit,” beber Haris Pertama dalam kegiatan yang dihadiri, antara lain, Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, Bupati Manokwari, Hermus Indou, dan Ketua KNPI Papua Barat, Sius Dowansiba.

BATAS UMUR

Haris Pertama lalu mengungkapkan tentang batas usia maksimum calon ketua KNPI yang sempat jadi sorotan. Dalam Kongres XV sidang komisi memutuskan batas usia menjadi ketua umum dan seluruh tingkatan sampai 45 tahun.

“Karena kepentingan demisioner angka 45 itu keluar. Saat terpilih, saya dan kawan-kawan coba perbaiki,” ujar Haris Pertama yang lahir pada 06 Oktober 1983 ini.

Di Papua Barat, tutur Haris Pertama, diputuskan batas usia calon ketua adalah 45 tahun. Keputusan KNPI Papua Barat itu dibahasnya bersama pengurus DPP KNPI.

“Karena ada fakta (batas usia 45 tahun) di Kongres seperti itu, ada pandemi Covid-19, ada UU Otsus, terus cuma 2 kandidat yang ada, mau tak mau ya sudahlah, dibanding ribut,” ungkap Haris Pertama disambut applause hadirin.

Baca Juga :
Lusa Penentuan Perdasus Pengangkatan Anggota DPR Papua Barat Jalur Otsus di Kemendagri

Untuk itu, Ketum DPP KNPI berharap dua kandidat ketua KNPI Papua Barat, Sammy Saiba dan Jefrry Jech Verson Auparay, untuk saling rangkul dan mendukung.

“Saya harap Sammy dan Jeffry jangan sampai ada perpecahan. Nantinya yang kalah jangan pergi, yang menang rangkul. Sama-sama bangun KNPI. Kita butuh kesatuan,” pesan Ketum DPP KNPI.(dixie)