Tuan Rumah PRB, Luar Biasa BPBD PB

Papua Barat akan jadi tuan rumah iven nasional Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB).

Gaung ini sangat bergema di Rakernas Badan Nasional Penanggulangan Bencana-Badan Penanggulangan Bencana Daerah di Jogjakarta 21-24 Februari lalu.

[embedyt] http://www.youtube.com/watch?v=k_3Vgdhh3eg[/embedyt]

Terpilihnya PB itu bukan hal gampang, karena banyak daerah yang juga ingin jadi tuan rumah. Terpilihnya PB berkat kesuksesan dalam halhal terkait BPBD PB. Antara lain satu-satunya daerah yang punya gudang peralatan dan dermaga evakuasi, yang pembangunannya sepenuhnya dibiayai APBD. Selain itu, juga berkat kesigapan BPBD PB dan instansi terkait dalam management pra, saat, dan setelah bencana.

[embedyt] http://www.youtube.com/watch?v=gOCeCo3ogeE[/embedyt]

Seperti diberitakan sebelumnya, kesiapan PB untuk jadi tuan rumah kegiatan akbar itu ditandai dengan penyerahan pataka PRB ke Pejabat Gubernur PB, Drs Eko Subowo MBA, oleh Kepala BNPB, Willem Rampangilei, didampingi Ketua BPBD PB, Derek Ampnir S.Sos, disaksikan berbagai pejabat nasional, dan ribuan perwakilan BPBD dari seluruh Indonesia.

Sudah begitu, tari Tumbu Tanah yang memeriahkan Rakernas tersebut sangat menyedot atensi dan animo peserta Rakernas. Ada beberapa tarian PB lainnya yang dipagelarkan di kegiatan itu, yang secara spontan diikuti banyak peserta kegiatan.

Menurut Ampnir, PRB yang akan digelar di Sorong pada 12-15 Oktober 2017 mendatang itu merupakan hal yang sangat penting.

Berbagai kalangan akan berperan serta aktif di kegiatan itu. “Tujuan utamanya saling mengisi pengetahuan dan skill untuk mengurasi Indek Risiko Bencana,” ungkap pria yang tampil sangat energik dan akrab dengan Kepala BNPB dalam Rakernas itu.

Untuk itu, Ampnir mengajak seluruh komponen masyarakat PB, termasuk kalangan swasta, untuk mendukung penuh Bulan PRB tersebut.

Yang tak mungkin dikira orang, menjadi mungkin bagi rakyat Papua Barat, berkat kuasa Tuhan yang diimani masing-masing umat, dan sesuai siklus PRB, sekira 34 tahun kemudian baru peristiwa ini bisa terjadi di Papua,” tutur Ampnir.

Baca Juga :
Ketua Golkar Mansel Harap Musda Golkar Papua Barat Secepatnya Digelar di Manokwari

Terkait PRB di PB itu, BNPB dan BPBD PB merilis video tentang kegiatan itu.(dixie)