Masih sekira 19 ribu dari 49 ribu lebih penduduk Teluk Wondama belum memiliki KTP-el.

Aplikasi Sistem Informasi kependudukan (SIK) kita rusak. Kita tidak cetak KTP-el sejak Agustus 2016 lalu,” ujar Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil (Disdukcapil) Teluk Wondama Eddison Kabiay, pada papuakini.co, Rabu (15/3) sore.

Meski begitu, instasinya tetap memberi layanan. Bila ada warga yang datang buat KTP, instansi hanya bisa merekam data tapi tidak bisa mencetak KTP-el.

Dia juga mengatakan Pemkab sangat tergantung pada data center di pemerintah pusat. “Jadi kalau pusat gangguan kita juga tidak bisa kirim data,” tuturnya.(asa)

Click here to preview your posts with PRO themes ››