Lakotani: Dualisme KNPI Itu Dinamika, Bersatu Bangun Papua Barat

Pemuda adalah aset terbesar bangsa ini. Untuk itu sudah menjadi kewajiban setiap pemerintah daerah kota dan kabupaten untuk selalu bersinergi dengan pemuda, dalam hal ini KNPI kabupaten/kota.

Proklamator bangsa ini Bung Karno pernah berkata, “Berikan aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia ini,” ujar wakil gubernur terpilih Papua Barat, Mohamad Lakotani, dalam sambutan pembukaan Raker I KNPI Papua Barat di Waisai, Raja Ampat, Kamis (20/4).

Besarnya peranan pemuda itu membuat gubernur terpilih, Dominggus Mandacan, dan dirinya akan memberikan ruang sebesar-besarnya pada pemuda untuk berekspresi positif dalam membangun Papua Barat.

Lakotani menegaskan telah terjadi dualisme kepemudaan dalam tubuh KNPI Papua Barat.

“Itu adalah bagian dari dinamika. Harapan kami dalam momentum ini ada pikiran-pikiran untuk bagaimana bisa melaksanakan rekonsiliasi supaya benar-benar kekuatan pemuda itu bisa disatukan, untuk bersinergi bersama pemerintah untuk membangun Provinsi Papua Barat ini ke depan,” tegasnya.

Pembukaan Rakerda I DPD KNPI Papua Barat ini juga dihadiri, antara lain, Hadir dalam Rakerda tersebut, antara lain, Ketua Mejelis Pertimbangan Indonesia KNPI Provinsi Papua Barat Erens Ngabalin, S.Hut M.P, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI Muhammad, Rifai Darus, Ketua KNPI Papua Barat Sius Dowansiba SE, Sekretaris KNPI PB Jefferson Jemi Liunsanda, dipandu Panitia Pengarah George Dedaida, caretaker KNPI Sorong Selatan Yohanes Ada, Lebang.(cpk1/dixie)

Baca Juga :
KPU Kaimana Kembalikan Berkas Partai Berkarya