Ketua Dekab Wondama Minta Bupati-Wabup Tak Kaku

(Kiri ke kanan) Ketua DPRD Teluk Wondama Kuro MR Matani, Wakil Ketua I Remran Sinadia, dan Wakil Ketua II H. Arwin mendengar nota penyampaian KUA-PPAS RAPBD 2017 oleh Bupati Bernadus A Imburi, Sabtu (7/10).

Ketua DPRD Teluk Wondama Kuro MR Matani, meminta Bupati Bernadus A Imburi dan Wakil Bupati Paulus Indubri tegas dalam bekerja, bijaksana dalam mengambil keputusan, dan tidak kaku dalam bertindak.

“Gunakan anggaran sesuai program kerja. Saya minta saudara Bupati selaku penanggungjawab daerah agar tidak kaku dengan segala peraturan dan perundang-undangan. Saya harap Bupati dapat membuat kebijakan strategis yang berpihak pada rakyat,” tegas Kuro.

Ini dilontarkan Kuro dalam Rapat Paripurna penyerahan KUA-PPAS RAPBDP 2017 di gedung Dekab Wondama, Sabtu (7/10).

Kuro juga mengingatkan anggaran harus mengutamakan kebutuhan rakyat, bukan keinginan pribadi.


Anggota Dekab Teluk Wondama dalam rapat paripurna penyampaian KUA-PPAS RAPBD 2017, Sabtu (7/10).

“Saya dan teman-teman (anggota DPRD) selaku wakil wakyat memohon kepada saudara Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Teluk Wondama agar lebih bijak dalam mengatur seluruh anggaran yang dikelola. Gunakan anggaran itu dengan baik. Anggaran yang telah disepakati gunakan seefisien mungkin,” kata Kuro.

Sebelumnya, Bupati dalam nota pengantar materi KUA-PPAS APBDP 2017 menyatakan Pendapatan Daerah ditargetkan Rp.824,269 miliar, naik Rp.66,63 M dari APBD 2017 senilai Rp.757,63 M.

Dari jumlah itu, penyumbang pendapatan daerah terbesar adalah Dana Perimbangan Rp.551,996 M, atau 66,97% dari total pendapatan daerah.

Di sisi belanja, terjadi kenaikan Rp.78,204 M dari APBD Rp.757,635 M menjadi Rp.865,839 M. Ini berarti defisit Rp. 41,369 M.(asa)

Baca Juga :
Sinadia: Koordinasi Kunci Utama