Lepas 20 Peserta Ziarah Yerusalem, Bupati Ingatkan Jangan Nepotisme

Bupati Kaimana Drs Matias Mairuma bersama peserta ziarah rohani.
Bupati Kaimana Drs Matias Mairuma bersama peserta ziarah rohani.

Bupati Kabupaten Kaimana Drs. Matias Mairuma melepas 20 peserta ziarah rohani asal Kabupaten Kaimana ke Yerusalem di gedung serbaguna Gereja Rehobot, Senin (26/3).

Menurut anggota tim penyelenggara, Jance Haurissa,S.Pd, mereka terbagi Kristen Protestan sebanyak 11 orang dan Kristen Katolik sebanyak 9 dengan, yan terdiri dari 13 laki-laki dan tujuh Perempuan.

Mereka akan bertolak dari Kaimana menuju Jakarta pada 27 Maret 2018, lalu menuju Yerusalem via Istanbul Turki pada 28 Maret 2018. Mereka dijadwalkan tiba kembali di Kaimana pada 8 April 2018.

Sementara Bupati Kaimana Drs. Matias Mairuma dalam sambutanya mengatakan,

“Wisata rohani ini bukan wisata biasa tetapi perjalanan yang mewajibkan setiap orang untuk kembali dan berbagi apa saja yang telah diperoleh,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan program ini setiap tahun dilakukan bukan hanya untuk umat Kristiani, tapi juga kaum Muslim di Kabupaten Kaimana.

Bupati menyatakan dia sebatas kebijakan dan menyediakan anggaran, namun tidak terlalu terlibat dalam implementasi. Dalam artian semua dikembalikan kepada masing-masing agama yang ada.

“Nama almarhum kakak saya pernah juga dimasukkan sebagai salah satu peserta ziarah rohani ini, namun saya minta dicoret karena saya tahu bahwa beliau jarang sembahyang. Bagi saya jangan karena dia saudara bupati kemudian dimasukkan,” tutur Bupati.

Bupati mengingatkan jangan ada Nepotisme dalam memilih peserta, tapi pilihlah yang walaupun menjadi bagian terkecil di gereja tetapi memiliki arti besar karena mereka bekerja tanpa pamrih.

“Saya berharap agar bapa ibu yang ada ini pergi melihat apa yang tertulis dan terjadi disana untuk kemudian balik dan bawa sesuatu. Jangan balik terus diam. Kalau balik terus biasa-biasa saja, maka kemungkinan saya akan evaluasi program ini,” tandas Bupati.(cpk3)