Pedagang Pasar Sanggeng Mengeluh Pindah Tanpa Kepastian Lokasi Baru

Para pedagang di Pasar Sanggeng meminta instansi yang mengurus pasar itu agar memberi informasi pasti lokasi relokasi mereka, seiring dipagarnya kawasan Kali Konto mulai Kamis (26/7).

“Pagi tadi sudah dipagari, tapi kami (pedagang, red) belum diinfokan pindah ke mana. Harusnya pindahkan dulu, baru mulai kerja,” ujar Ali seorang pedagang pinang.

Menurut pria yang mengaku sudah berjualan di sana sejak 2009 lalu, pagi tadi, kontraktor mulai memasang pagar, dan meminta para pedagang yang berjualan sayur, pakaian dan pinang untuk pindah.

Ali mengklaim setiap hari bayar retribusi Rp2000-5000 setiap hari. “Artinya kita juga bantu PAD Manokwari sekalipun kami jualan di emperan,” ujarnya.

Marni pedagang pinang lainnya. mengatakan, mereka pedagang dilepas seperti anak ayam tanpa induk.

“Kami ini tidak melawan, tapi setidaknya pihak dinas beri kejelasan. Mana tempat sementara yang bisa kita gunakan untuk berjualan,” ungkapnya.

Untung, salah satu penjual gorengan, mengaku mereka disuruh pindah ke lapak sementara  di samping Pospol dan belakang Bank Mandiri. Namun bangunan itu belum tuntas dikerjakan, sehingga belum diijinkan oleh pemilik bangunan maupun pekerjanya untuk ditempati.

“Kami bukan tidak mau pindah, tapi selesaikan dulu lapak sementara, baru kami pindah, dan silakan mulai pembangunan,” ungkapnya.(njo)