Gudang Holti Bisa Tampung 3 Ton Sayuran Petani Pegaf

Gudang Holti Bisa Tampung 3 Ton Sayuran Petani Pegaf

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Papua Barat menyiapkan gudang holti untuk menampung hasil pertanian masyarakat Pegaf sebelum dijual ke pasar. Gudang itu ada di Distrik Minyambou, Kabupaten Pegunungan Arfak.

Kadisperindag Papua Barat, George Yarangga A.Pi.MM, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (5/9) mengatakan, Kabupaten Pegaf memiliki potensi pertanian yang cukup besar namun belum bisa optimal karena belum ada tempat penampungan untuk menjaga kesegaran sayuran sebelum dibawa ke pasar.

Selain itu, jumlah panen dan biaya transportasi ke sejumlah tempat penjualan seperti ke Manokwari jauh lebih besar dibanding hasil panen mereka per hari.

“Itu yang menyebabkan mahal di ongkos angkut. Adanya gudang holti ini, hasil panen masyarakat bisa ditampung terlebih dahulu sebelum nantinya dibawa dalam jumlah besar ke pasaran. Atau, distributor bisa langsung datang membeli. Ini juga merupakan salah satu cara untuk mengurangi pengiriman sayuran dari luar daerah,” ujarnya.

Meski demikian, gudang itu diakui belum mampu menampung seluruh potensi hasil pertanian masyarakat di Pegaf. “Sementara ini masih untuk wilayah Minyambou saja yang dekat wilayah gudang,” ungkapnya, lalu berharap gudang serupa bisa dibangun dinas terkait di Pegaf.

“Keinginan kami juga ada gudang holti untuk kabupaten/kota lain, sesuai potensi pertanian masing masing daerah,” tuturnya.

Kadisperindag Papua Barat George Yarangga

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Melkias Werinussa SE MH mengatakan, gudang itu berdiri di atas tanah seluas 400 m2 yang dibeli seharga Rp200 juta. Biaya bangunan gedung menelan anggaran sebesar Rp834,5 juta, dan cold storage Rp300 juta.

Gudang itu sudah selesai dibangun dan sebenarnya sudah bisa digunakan, hanya saja, memerlukan daya listrik besar.

Untuk itu, dia berharap ketika sudah diserahkan ke Pemerintah Pegaf nanti, intansi terkait di Pegaf bisa melanjutkan penganggaran kebutuhan biaya listrik itu.

Baca juga :  Mei, Korban Kebakaran Pasar Saggeng Tempati Lapak Sementara

“Berita acara serah terima barang sudah kita siapkan. Kita akan koordinasi dengan pemerintah Pegaf untuk penyerahan barang itu sebagai aset. Gudang holti itu dapat menampung tiga ton hasil pertanian masyarakat. Ini sangat baik dan potensial sehingga harua secepatnya difungsikan,” terangnya.(njo)