Cegah Perpecahan, Ketua IKT Papua Barat Ingatkan Netral di Pemilu

Cegah Perpecahan, Ketua IKT Papua Barat Ingatkan Netral di Pemilu
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan membuka Musyawarah Wilayah III IKT Papua Barat di Waisai, Raja Ampat, 28 Maret 2019.

Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Papua Barat Stepanus Selang mengingatkan IKT kabupaten/kota se- Papua Barat bersikap netral dalam Pemilu 2019 nanti.

“Pengurus harus netral, tidak memihak pada satu calon. Tapi mendorong agar ada keterwakilan masyarakat Toraja di parlemen. Serta terus mendorong warga agar menggunakan hak pilihnya,” ujar Stepanus, sebagaimana dilansir Biro Humas dan Protokol Pemprov Papua Barat, Kamis (28/3/2019).

Stepanus menegaskan netralitas itu penting karena sebelumnya IKT pernah mengalami sejumlah perpecahan, karena pengurus IKT di daerah tidak bersikap secara proporsional dalam mengelola potensi (politik) masyarakat Toraja.

Stepanus mengatakan itu dalam Musyawarah Wilayah ke-III IKT Papua Barat di Waisai, Raja Ampat, yang dibuka Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Kamis (28/3) malam.

Musyawarah atau yang dalam bahasa Toraja disebut ‘kombongan’ ini diikuti ratusan utusan dan peninjau dari IKT kabupaten/kota se-Papua Barat.

Hadir juga Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI), Frederik Batong.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengarah, Kornelius Mangalik mengatakan, Muswil mengagendakan evaluasi kinerja pengurus IKT Papua Barat, menyusun pokok-pokok program kerja organisasi selama satu periode ke depan, serta memilih dan menetapkan pengurus baru IKT Papua Barat.

“Kombongan juga merupakan media yang strategis untuk mengokohkan keguyuban warga, persatuan, solidaritas serta rasa kekeluargaan yang menjadi nilai utama dalam pengelolaan IKT Papua Barat,” tutur Kornelius yang juga Ketua IKT Manokwari.(***)

Baca Juga :
Pemerintah Ambil Tiga Langkah Atasi Kasus Terumbu Karang Raja Ampat