Papua Barat Urutan Pertama Bertemu Presiden Bawa Aspirasi Usai Pemilu

Papua Barat Urutan Pertama Bertemu Presiden Bawa Aspirasi Usai Pemilu
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan (ketiga kanan) dalam sosialisasi perpres 17 Tahun 2019 di Manokwari, 12 April 2019.

Papua Barat menjadi provinsi pertama yang dijadwalkan bertemu Presiden Joko Widodo usai Pemilu 17 April 2019 mendatang untuk menyampaikan program dan membawa aspirasi serta harapan masyarakat.

Ini dikatakan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, di sela sosialisasi Perpres 17 Tahun 2019 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Untuk Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, di sebuah hotel di Manokwari, Jumat (12/4/2019).

Menurut Gubernur, hal itu dikatakan Presiden dalam pertemuan khusus dengan Gubernur Papua Barat dan para kepala daerah se-Papua Barat di Sorong, 2 April 2019.

“Saya koordinir para bupati/walikota. Kita ketemu Presiden di ruang khusus. Saya dan bupati walikota ditambah Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Menteri PUPR (Basuki Hadimuljono). Salah satunya bicara Perpres ini. Beliau pulang Perpres langsung turun,” tutur Gubernur, disambut applause meriah hadirin.

Gubernur mengatakan dia juga membicarakan soal pengembangan SDA Papua Barat, termasuk pembangunan Balai Latihan Kerja SDM di Mansel. “Saya sodorkan konsep ke Presiden untuk bangun BLK. Presiden janji saya, setelah Pemilu, Papua Barat giliran pertama untuk kita bawa program,” ungkap Gubernur.

Pernyataan Gubernur terpotong di situ, karena ada hadirin yang nyeletuk, “Jokowi”. Celetukan dijawab Gubernur dengan, “Diaminkan.”

“Beliau sudah janji sama saya. Nanti tanya saja Bupati Manokwari, Bupati Mansel, Pak Walikota Sorong. Apa yang kita sama-sama ikut (pertemuan) itu. Beliau sudah janji tanggal 17 (April 2019) pemilihan (umum) selesai, seluruh provinsi Indonesia ini yang dapat giliran pertama untuk bertemu membawa program, aspirasi atau harapan masyarakat, Papua Barat kita yang duluan. Nanti kita ketemu di Istana Presiden di Bogor,” sambung Gubernur.

Gubernur lalu mengatakan sudah sampaikan ke staf untuk menyiapkan program yang akan diusulkan, termasuk pembangunan BLK SDM, ke Presiden.(dixie)