Gubernur Papua Barat Berlayar ke Pulau Fani, Perbatasan Indonesia-Palau

Gubernur Papua Barat Berlayar ke Pulau Fani, Perbatasan Indonesia-Palau
Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Pangdam XVIII Kasuari Mayjen Joppye Onesimus Wayangkau, Kapolda Papua Barat Brigjen Rudolf Herry Nahak, dan Forkopimda lainnya bersiap menaiki kapal yang akan membawa mereka ke Pulau Fani, Kabupaten Raja Ampat, pulau terluar perbatasan Indonesia dengan Palau, 7 Desember 2019.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan beserta rombongan berlayar dari Pelabuhan Rakyat Kota Sorong ke Pulau Fani, Kabupaten Raja Ampat, Sabtu (07/12/2019) jelang matahari terbit.

Di pulau yang merupakan perbatasan Indonesia dengan Palau itu Gubernur akan meletakkan batu pertama tugu prasasti perbatasan Indonesia.

Gubernur dijadwalkan tiba di pulau tersebut sekira pukul 12.00 WIT.

Usai meletakkan batu pertama, Gubernur melanjutkan pelayaran ke Pulau Rutum. Di pulau itu Gubernur bersama Forkompimda akan mengadakan pertemuan dengan masyarakat.

Pertemuan itu akan diselingi dengan pembagian bingkisan dari Ketua PKK Papua Barat, Ketua Dharma Wanita Papua Barat, dan Ketua BKOW Papua Barat.

Setelah kegiatan yang berlangsung sampai lewat matahari terbenam itu Gubernur dan rombongan berlayar kembali ke Kota Sorong, dan diperkirakan tiba jelang tengah malam.(an/dixie)

Baca Juga :
Presiden Jokowi: Hoax Kabar Penghentian Tunjangan Profesi Guru