Kepulangan Masyarakat Byak Terkendala Biaya Rapid Test Covid-19

Kepulangan Masyarakat Byak Terkendala Biaya Rapid Test Covid-19
Ketua Tim Kerja Dewan Adat Byak Papua Barat, Max L Sabarofek

Kepulangan masyarakat Byak, Numfor, dan Supiori di Manokwari, Papua Barat terkendala biaya rapid test Covid-19 sebagai bagian dari protokol kesehatan.

Menurut Ketua Tim Kerja Dewan Adat Byak Papua Barat, Max L Sabarofek mereka adalah warga kabupaten di Provinsi Papua yang tertahan karena pembatasan transportasi akibat pandemi Covid-19.

Untul itu, dia berharap ada perhatian, perlakuan atau kebijakan khusus dari Pemprov Papua dan masing-masing kabupaten terhadap hal ini.

“Mereka mau bayar bagaimana biaya tes Rp600 ribu per orang, sementara mereka tak bisa cari nafkah karena tertahan di Manokwari? Kalau boleh gratis,” ujarnya, Sabtu (06/06/2020).

Dia lalu mengatakan data sementara ada 567 orang Byak yang tertahan di Manokwari.

Dia lalu mengatakan sudah menghubungi Pemkab Biak Numfor, karena masyarakat mereka yang ada di Manokwari.

Surat juga akan dikirimkan ke Pemkab dan Pemprov Papua Barat terkait kendala tersebut.

Rencana pemulangan itu dilakukan, menurutnua, karena Pemprov Papua membuka akses transportasi mulai 05-19 Juni 2020.(an/dixie)

Baca Juga :
Ketua PAI: Lestarikan dan Kembangkan Anggrek Biak Numfor