Bupati Manokwari: Bangun Tanah Papua Jangan Hitung Untung Rugi

Bupati Manokwari: Bangun Tanah Papua Jangan Hitung Untung Rugi
Penanaman perdana kelapa sawit PSR di Distrik Masni, Manokwari, 29 Maret 2021.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, mengatakan membangun Tanah Papua jangan menghitung berapa kerugian yang akan ditanggung, dan berapa keuntungan yang akan diraup.

“Karena bangun Tanah Papua berarti bangun martabat, harga diri, posisi negara di tengah rakyat dan dunia internasional,” ujar Bupati, Senin (29/03/2021).

Bupati mengatakan ini dalam penanaman perdana kelapa sawit program Peremajaan Sawit Rakyat di Kampung Membowi, Distrik Masni oleh Koperasi Produsen Sawit Arfak Sejahtera dan Asosiasi Petani Kepala Sawit Indonesia (Apkasindo) Papua Barat.

Untuk itu, Bupati berterima kasih pada Presiden dan Wakil Presiden, yang menaruh perhatian serius untuk membangun Tanah Papua melalui kementerian/lembaga terkait.

Penanaman perdana ini turut dihadiri, antara lain, Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Mayjen TNI Purn Erro Kusnara, Staf Khusus Wakil Presiden Bidang Penanggulangan Kemiskinan dan Otonomi Daerah, KH Imam Aziz, dan Ketua Umum Apkasindo, Gulat Medali Emas Manurung.

Bupati lalu mengatakan Pemkab Manokwari akan mendukung penuh peremajaan sawit agar sawit bisa kembali meningkatkan pendapatan dan mensejahterakan petani sawit dan keluarganya.

Sebelumnya, Sekretaris Apkasindo Papua Barat, Dorteus Paiki, sekaligus Ketua Koperasi Produsen Sawit Arfak Sejahtera, membeberkan liku panjang perjuangan untuk mendapatkan dana revitalisasi kelapa sawit dari pemerintah pusat sejak 2016 lalu.

“Tahun 2020 kami kejar lagi bersama Bupati Manokwari waktu itu, almarhum Bapak Demas Paulus Mandacan. Setelah beberapa kali gagal akhirnya kita dapat 5 rekomendasi teknis lahan seluas 2044,5 hektar, dengan serapan dana Rp59 M untuk bangun kelapa sawit di Manokwari,” tuturnya mewakili Ketua Apkasindo Papua Barat, Benny Indei.(dixie)

Baca Juga :
Pemkab Manokwari Serahkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT ke Flobamora Papua Barat