Bupati Manokwari, Demas Paulus Mandacan, minta agar kesadaran masyarakat akan kebersihan selalu tertanam dalam hati. Sehingga, tidak ada kesan bahwa kebersihan itu hanya dilakukan musiman pada hari-hari tertentu.
“Kebersihan jangan hanya musiman. Ketika ada hari besar baru ada kebersihan, kalau tidak ada hari besar tidak dibersihkan,” kata Demas saat bersama Wakil Bupati Edi Budoyo meninjau Pulau Mansinam, Sabtu (3/2).
Untuk itu, Demas meminta ke depan harus ada kerjasama antara masyarakat setempat, klasis, Pemerintah Kabupaten maupun Provinsi terkait kebersihan Pulau Mansinam dan situs-situs sejarah lainnya.
Terkait itu, untuk meningkatkan daya tarik wisatawan, pemerintah berencana menyiapkan transportasi lokal kendaraan roda tiga.
“Harus ditambah lima sampai 10 kendaraan roda tiga untuk melayani wisatawan yang akan melihat patung, atau melintasi jalan lingkar Pulau Mansinam. Kami rencanakan untuk memberikan armada ini dan akan dikelola oleh masyarakat,” tandasnya.(cpk2/njo)
Click here to preview your posts with PRO themes ››


setelah acara ibadah perayaan juga perlu diawasi…karena setiap tahun perayaan di pulau mansinam itu sampah2 dari perayaan itu seperti nasi kotak,dll dibuang seenaknya oleh pengunjung diatas tanah pulau mansinam yg dianggap sebagai tanah yg diberkahi…. sangat2 disayangkan….. dengan kelakuan warga yang tidak peduli dengan kebersihan lingkungannya sendiri….! karena thn.2013, kami pernah bersihkan sendiri sampah2 tersebut….!