4 Dari 10 Gugatan DPD RI di MK Dari Tanah Papua

4 Dari 10 Gugatan DPD RI di MK Dari Tanah Papua
Gugatan DPD RI dari Provinsi Papua dan Papua Barat.

Para calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Tanah Papua mendominasi permohonan gugatan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Dari 10 permohonan yang masuk, tiga berasal dari Provinsi Papua, dan satu dari Provinsi Papua Barat.

Tiga gugatan dari Papua itu diajukan Carel Simon Petrus Suebu SE, Hasbi Suaib ST MH, dan Drs Paulus Yohanes Sumino MM OFS.

Dari Papua Barat, seperti diberitakan papuakini.co sebelumnya, diajukan Abdullah Manaray ST.

Baca Juga :
Pendukung PMK2 Diminta Jaga Stabilitas Keamanan

Carel dalam gugatannya memohon Pemungutan Suara Ulang di 12 kabupaten yang menggunakan sistem noken/ikat sesuai Juknis KPU, dan membatalkan seluruh hasil perolehan suara Pemilu anggota DPD Papua bagi para calon yang memperoleh suara melalui sistem noken/ikat.

Hasbi dalam gugatannya membeberkan berbagai kejadian di berbagai kabupaten/kota di Papua. Dia kemudian memohon MK untuk menetapkan perolehan suaranya sebanyak 151.555 suara.

Baca Juga :
Bawaslu Manokwari Selatan di MK Benarkan KPU Tak Langgar Tahapan Pilkada

Jika permohonan itu dikabulkan MK, maka dia akan mendapat suara terbanyak ke empat di bawah Yorrys Raweyai (867.781 suara), Helina Murib (382.414), dan Otopianus P Tebai (161.955).

Sementara itu, belum diketahui inti gugatan yang diajukan Paulus, karena tautan berkas gugatannya di laman MK sampai pukul 21.29 WIB 25 Mei 2019 menunjukkan 404 Not Found.(dixie)